Rasulullah Sholallahu'alaihi wassalam itu akhlaknya sempurna, baik budi pekertinya, lemah lembut orangnya.. tapi masih saja ada yang membenci beliau.
Abu jahal itu buruk akhlaknya, licik wataknya dan hatinya penuh hasad. Tapi ternyata ada pula yang mencintainya, mendukungnya dan membelanya.
Saya belajar..
Cinta dan dukungan itu tak selalu karena baik atau buruknya akhlak kita.
Kadang kita sudah baik sekalipun tetap ada yang benci. Sebaliknya, yang jahat malah kadang temannya banyak dan begitu banyak dapat dukungan.
Maka jangan terlalu bangga kalau didukung banyak orang, belum tentu karena dirimu baik. Dan juga jangan terlalu sedih saat dibenci dan ditinggalkan, itu juga tidak berarti dirimu buruk.
Kadang itu semua tidak ada kaitannya..
Banyaknya pujian dan dukungan bukan ukuran kemuliaan dan kebenaran. Juga sebaliknya, minimnya dukungan dan cinta tidak berarti indikator keburukan.
Karena nyatanya, kebanyakan manusia akhir zaman, mendekat atau menjauh bukan lagi karena rasa di hati, tapi seringkali karena keuntungan dan kepentingan.
Mereka yang mendukung, bisa jadi lantaran punya harapan untuk mendapatkan sesuatu saat bersama kita, atau setidaknya memiliki kesamaan kepentingan saja. Entah untuk mencapai hal tertentu, atau untuk menjatuhkan pihak tertentu.
Demikian pula yang membenci..
Mungkin bukan karena kejelekan kita. Tapi bisa jadi karena ia merasa tak mendapatkan apapun dari keberadaan kita. Atau bisa saja.. ia merasa terancam dengan keberadaan kita.
Takut tersaingi, atau takut terlampaui.
Maka jangan resahkan diri karena dibenci.
Jangan terlalu bangga saat banyak dukungan.
Hari ini mereka mendukung karena kamu memiliki sesuatu yang mereka butuhkan.
Besok saat hal itu hilang, bisa saja mereka berbalik membencimu.
Jangan jadikan manusia sebagai ukuran kemuliaan.. sebab kebanyakan dari mereka punya kepentingan dalam bermuamalah.
Hanya satu yang pasti.. orang yang baik akhlaknya, meski tidak dipuji manusia.. tapi Alloh memujinya dan Rasulullah ﷺ mencintainya.
Sementara orang yang buruk akhlaknya, meski banyak pendukungnya.. tapi Alloh tidak menyukainya dan Rasululloh ﷺ pun tidak mencintainya.