Laki-laki itu.. dicitrakan begitu kuat dan tangguh dalam banyak bidang dan juga keadaan.
Namun tahukan kita..??
Ada satu hal yang akan selalu mampu menjadi hancurnya seorang laki-laki, terkhusus para suami.
Yaitu.. ketika ia merasa gagal mengangkat keadaan ekonomi keluarganya.
Laki-laki bisa amat gagah menghadapi lawan. Beradu pukul dengan siapa saja yang menyinggung harga dirinya.
Mereka bisa bertahan dengan rasa lapar, cuaca ekstrem dan keadaan apapun saja.
Lelah tak jadi masalah.
Susah disimpan sendiri.
Tapi kalau kaitannya dengan keadaan ekonomi keluarganya?? Seketika ia akan merasakan ketakutan dan gelisah yang teramat sangat.
Maka para istri..
Hati-hatilah dalam menyinggung pendapatan suamimu atau nafkah yang telah diperoleh suamimu.
"Cuma segini..??"
"Segini mana cukup.."
"Kenapa nggak kerja yang lain aja.."
Dan sejenisnya..
Karena ketika hal tersebut kau ucapkan..
Dan mengesankan di dalamnya ada sebuah pesan ketidakpuasan, maka hal itu menghancurkan dirinya secara mental.
Dia akan sangat merasa bersalah..
Merasa kecil. Merasa gagal. Dan merasa tidak layak menjadi pemimpin bagi keluarganya.
Maka di antara pilar keluarga sakinah itu, ada 2 yang wajib dipenuhi.
1. Laki-laki yang faqih dalam urusan agama.
Sebab, jika seorang laki-laki faqih dalam agama, ia akan berjuang sekuat tenaga bertanggungjawab kepada keluarganya. Tidak bermalasan dan tidak salah mengartikan pasrah sebelum maksimal dalam ikhtiar.
Andai setelah berjuang masih sedikit yang didapatkan?? Ia akan mengajak keluarganya untuk tawakal, ridho dan terus meminta kepada Alloh penghidupan yang baik.
2. Istri yang penuh rasa syukur.
Karena ketika seorang istri begitu hebat dalam syukur. Suaminya pun akan senang saat ikhtiar. Tenang saat memberi.
Dan tak takut berjuang dari keadaan yang mana saja. Sebab ia yakin, istrinya tetap akan sanggup menemaninya, sabar mendoakannya dan tidak akan menuntut sesuatu di luar kemampuannya.