Tak akan habis musuh dicari..
Tak akan cukup teman yang dimiliki.
Kalau kita mau nyari-nyari musuh.. pasti mudah didapat.
Tak akan habis sebab untuk berkonflik dengan siapapun.
Tak akan kurang-kurang kabar buruk yang bisa bahas.
Jika terus dituruti.. Maka semua makhluk di muka bumi ini bisa jadi musuhmu.
Carilah ketenangan..
Hindari konflik dengan siapapun sebisa mungkin.
Ingat.. tidak perlu berteriak untuk bisa didengar. Jika keinginanmu hanya untuk didengar.
Bicara yang lembut, agar hati ikut lembut.
Prioritaskan kesehatan hatimu.
Karena hati adalah tempat dimana Alloh melihat kita setiap waktu.
"Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Alloh tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Alloh hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim no. 2564)."
Kita ini sungguh aneh..
Ketika ada kabar, tamu hendak datang ke rumah. Ruang tamu dan semua area yang kemungkinan dilihat oleh tamu akan dibersihkan. Ditata rapi demi membuat tamu nyaman melihatnya. Bahkan kadang sedikit terbersit untuk membuat mereka kagum..
Dipasanglah hiasan..
Ditata rapi semua perabotan..
Diberi wewangian.
Hanya demi tamu yang datang dan melihat sekali waktu.
Tapi kepada tempat yang setiap saat Alloh melihatnya, yakni Hati. Kita tidak perhatian sama sekali.
Dibiarkan Alloh melihat hati dengan seluruh keburukannya, hasadnya, kotornya dan penyakitnya. Tidak malu, tidak juga takut dengan murkaNya Alloh.
Bersihkan hati dari benci dan hasad.
Bersihkan hati dari penyakit hati.
Karena hati yang sehat adalah kunci dekatnya hidayah dan kasih sayang Alloh.
Dan ciri hati yang sehat itu ada 3 minimal..
1. Ia senang menerima nasihat.
2. Dia risih saat melihat kemaksiatan.
3. Senang saat melihat terjadinya kebaikan, meski itu dialami oleh orang lain sekalipun.