Biar hidup lebih tenang dan terarah.. Tak gampang gusar dan uring-uringan.
Coba baca ini sejenak, mungkin agak nyentil.. tapi sekali-kali rasanya harus nulis beginian.
1. Jangan pernah mengukur diri kita dengan apa yang ditampakkan oleh orang lain. Apalagi kalau mereka menampakkannya di Socmed.
Namanya ditampakkan itu pasti yang baik-baik dan yang enak-enak. Karena sekarang.. jalan-jalan ke luar negeri pun belum tentu pertanda punya duit.
Ada yang nyicil juga.. hehe
Ingat kalimat ini..
"Kita sejatinya tak pernah tahu apa yang terjadi pada mereka di balik tembok rumahnya dan di balik rongga dadanya"
Kita tak pernah tahu apa yang terjadi dalam rumah tangganya, dalam kehidupannya, dalam hatinya..
Bisa jadi.. yang pas-pasan jauh lebih tenang, lebih harmonis rumah tangganya, lebih banyak sebab tersenyumnya.
Listrik mati gara-gara lupa ngisi token. Bisa jadi sebab ketawa suami istri.. karena hatinya longgar. Malah saling becandain.. "abi sudah pikun.." hehe..
Yang punya banyak duit listrik mati, malah bisa jadi sebab emosi. Karena merasa punya duit kok sampai mati lampu.
Malah nyalahin istrinya.. Karena dinilai gak becus ngurus rumah.
Masakan gosong dikit bikin berantem, barang rusak jadi sebab pertengkaran (karena barangnya mahal semua), dan seterusnya..
Maka, jangan pernah mengukur hidup kita harus sama dengan apa yang orang tampakkan.
2. Dunia itu jalan menuju Surga.
Kita memang tidak minta dilahirkan.. Tapi Alloh Azza wa jala menghendaki kita jadi penghuni surga. Dan dunia adalah tempat terbaik untuk mengumpulkan bekal menuju surga.
Karena saya dan antum semua adalah golongan manusia. Kecuali antum golongan malaikat. Gak usah dilahirkan juga langsung masuk surga.
Cuma..
Meski masuk surga. Malaikat tidak merasakan nikmat sebagai manusia merasakan nikmat. Kenapa??
Karena malaikat tak punya nafsu. Sementara manusia punya nafsu. Dan semua nikmat hanya bisa dirasakan dengan jauh lebih nikmat sebab manusia punya nafsu.
Dan dunia adalah jalan untuk itu..
Maka sikap yang bener, jangan mengeluh karena dikasih hidup.. tapi kelola hidup agar jadi sebab kembalinya kita ke surga.
Abaikan omongan orang jika itu masalah dunia. Selalu ingat..
Dunia nggak lama.
Cuma sampai mati.
Kalau besok mati.. ya cuma sampai besok.
3. Masih dikasih hidup.. itu berarti ada 3 artinya.
Pertama, Alloh kasih kesempatan kita mengubah apa yang belum sesuai.
Kedua, Alloh minta kita bertaubat atas kesalahan di masa lalu
Ketiga, menyiapkan diri untuk akhirat dengan lebih baik.
Punya hidup jangan bersedih.. Jangan risau. Karena hidup hanya untuk disyukuri.
- Ada yang hari ini hidup senyum meski punya 1 tangan.
- Ada yang hari ini hidup senyum meski punya kanker.
- Ada yang hari ini hidup senyum meski Alloh ambil putranya.
- Ada yang hari ini hidup senyum meski dibalik penjara.
Al imam Ibnu Katsir mengatakan.
Satu-satunya modal untuk kita mendekat kepada Alloh adalah umur.
Kalau masih punya umur. Masih bisa ngaji, bisa sholat, bisa sedekah.
Mungkin sebagian besar kita lebih beruntung dari mereka. Bedanya.. mereka yang tersenyum itu sudah ridho, sudah bersyukur.
Mari belajar ridho.
Minta kepada Alloh rasa tenang. Karena hanya Dia yang bisa memberikannya..
"Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Alloh-lah tentara langit dan bumi dan adalah Alloh Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al Fath: 4)
Insyaallah.. saya mendoakan antum semua agar Alloh mudahkan semua urusan. Alloh angkat masalahnya, ditentramkan hatinya dan dipenuhi hatinya dengan rasa syukur.. aamiin