Misalkan ada orangtua yang divonis penyakit diabetes.. lalu meminta kepada anaknya untuk dibuatkan minuman manis, tentulah sang anak yang tahu kondisi ayahnya akan menolaknya.
Menolak bukan karena tak menghiraukan..
Menolak bukan karena benci..
namun menolak justru karena sayang.
Kira-kira begitulah gambaran seorang hamba yang sedang bermohon kepada Alloh Azza wa jala.
Ada yang tidak dikabulkan bukan karena Alloh mengabaikan kita.
Ada yang ditahan pengabulan doanya dan digantikan dengan hal lain yang lebih baik.
Sebab, Alloh Maha Tahu keadaan kita.
Bisa jadi, kita termasuk hamba yang akan jadi "Diabetes" sebab terlalu banyak menelan nikmat.
Karena sudah banyak bukti..
Ada sebagian orang yang ketika nikmat ada di tangan, ia menjadi sombong dan jauh dari kebaikan.
Yang dulunya taat saat keadaan sempit..
Jadi lalai saat lapang.
Berhasil dalam ujian sempit. Namun gagal dengan ujian lapang.
"Berbangga-bangga dalam memperbanyak (dunia) telah melalaikanmu, sampai kamu masuk ke dalam kubur." (QS. At Takatsur: 1-2)