Sholatlah kawan..
Yang tenang. Jangan buru-buru..
Dunia bisa menunggu.
Nanti masih bisa dilanjutkan lagi, nanti bisa diteruskan lagi.
Jika memang itu jatahmu.. ia akan tetap di situ sembari kau tinggal Sholat sejenak.
Jika memang bukan rezekimu.. ia akan tetap pergi meski kau sampai rela menunda sholat sekalipun. Sudahlah tak dapat, eh.. Sholat juga terlambat. Ruginya berkali-kali lipat.
Sholatlah dengan tenang..
Sampaikan kepada Alloh seluruh yang kau rasakan. Adukan apa yang kau alami.
Biarkan dunia gantian menunggumu.
Insyaallah semua baik-baik saja.
Dunia bisa menunggu.
Jangan sampai..
Ketika dulu tak punya harta.. waktumu habis untuk mencari harta. Begitu harta di tangan, waktumu habis untuk menjaga harta.
Harta yang seharusnya jadi sebabnya bisa beramal.. malah jadi sebabnya jarak antara kita dengan Alloh.
Sholatlah yang tenang.. tak ada yang akan mencelakaimu.
Andaipun karena Sholat lalu kita celaka, tak lagi aman dan binasa..
Bukankah itu kebaikan tertinggi yang diharapkan seorang mukmin..??
Meninggal dalam keadaan bersujud kepada Alloh. Meninggal dalam keadaan Sholat.
Meninggal dalam keadaan berwudhu, punya niat ibadah kepada Alloh dan dalam keadaan terbaik.. Bukankah itu yang paling kita inginkan??
Maka dari itu..
Apalagi yang kau takutkan, sampai-sampai untuk dunia yang hina ini saja, kita rela untuk sholat tergesa-gesa atau bahkan meninggalkan sholat dengan sengaja.
Pantaslah Alloh meletakkan kata sabar di depan kata sholat..
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Alloh) dengan sabar dan sholat. Sungguh, Alloh beserta orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 153)
Karena mereka yang tidak punya kesabaran, pasti sholatlah tak akan baik.
Yang tak punya sabar..
Pasti sholatlah tak tenang dan berantakan.
Alhasil.. hidup mulai penuh masalah dan kesempitan.
Tenang dalam sholat.
Sabar dalam sholat. Adalah kunci baiknya seluruh urusan kita.